Aku, Tuhan dan setan
Segitiga, Ternyata Hidup Hanya Geometri

Natal, Kelahiran kembali

Dan agama, disini terdengar sayup.. seperti lonceng gereja didusunku

Aku hanya tahu, menara itu, deretan mobil dan orang-orang menagis

Aku tak yakin, agama sehebat itu, ia adalah kucing yang kalian lihat sebagai macan

Bom meledak, Perang, Pemerkosaan… Bukan, bukan itu bukti agama

Kedamaian, Kejujuran.. Juga bukan itu.

Kalian terlalu Membesar-besarkan peran agama..

Terlalu mengecilkan arti Nyawa… Kamu.. Aku

Dan setiap Hari raya

yang kau tandai dengan lingkaran merah

Aku punya makna lain untuk itu…

Lahirkan dirimu sendiri

No Responses Yet to “Natal, Kelahiran kembali”

Leave a Reply